Топ-100
Back

ⓘ Akademi Militer adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat dan Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI di Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Akademi Militer m ..



                                               

Joes Adipermono

Brigadir Jenderal TNI Joes Adipermono adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Joes dikenal sebagai Komando Angkutan Komando Logistik Angkatan Darat pada era pemerintahan presiden Soeharto.

                                               

Rusmanto

Mayor Jenderal TNI Rusmanto adalah seorang purnawirawan TNI-AD yang terakhir kali menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan bidang sosial. Rusmanto, merupakan lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1983 dan mahir dalam bidang Perhubungan. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Staf Khusus Kasad.

                                               

Parada W N Tampubolon

Letnan Kolonel Inf. Parada Warta Nusantara Tampubolon, S.H. adalah seorang perwira menengah TNI-AD yang menjabat sebagai Waaster Kasdam Jaya. Parada, lulusan Akademi Militer 1999 dan mahir dalam bidang Infanteri. Jabatan terakhirnya adalah Komandan Kodim 0510/Tigaraksa.

                                               

Ida Bagus Ketut Surya Wedana

Kolonel Inf. Ida Bagus Ketut Surya Wedana adalah seorang perwira menengah TNI-AD yang menjabat sebagai Kepala Staf Korem 163/Wirasatya. Wedana, lulusan Akademi Militer 1989 dan mahir dalam bidang Infanteri. Jabatan terakhirnya adalah Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro.

                                               

Suntara Wisnu Budi Hidayanta

Letnan Kolonel Kav. Suntara Wisnu Budi Hidayanta, S.H., M.Sc. adalah seorang perwira menengah TNI-AD yang menjabat sebagai Komandan Kodim 1203/Ketapang. Suntara, lulusan terbaik Akademi Militer 2001 dan mahir dalam bidang Kavaleri. Jabatan terakhirnya adalah Komandan Batalyon Kavaleri 8/Narasinga Wiratama.

                                               

I Wayan Sandi Susila

Kolonel Inf. I Wayan Sandi Susila, S.E., M.Si. adalah seorang perwira menengah TNI-AD yang menjabat sebagai Paban Sahli Kasad bidang Kamteror. Susila, lulusan Akademi Militer 1993 dan mahir dalam bidang Infanteri. Jabatan terakhirnya adalah Kepala Staf Korem 181/Praja Vira Tama.

Akademi Militer
                                     

ⓘ Akademi Militer

Akademi Militer adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat dan Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI di Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Akademi Militer mencetak Perwira TNI Angkatan Darat. Secara organisasi, Akademi Militer berada di dalam struktur organisasi TNI Angkatan Darat, yang dipimpin oleh Gubernur Akademi Militer yang saat ini dijabat oleh Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso.

Mako Akademi Militer berada di Jl. Gatot Subroto, Magelang, Jawa Tengah.

                                     

1. Kurikulum

Pendidikan Politeknik Ilmu Militer ditempuh dalam 4 tahun. Dimulai pada tahun 2011 werving tahun 2007, seluruh Taruna Akademi TNI menjalani pendidikan militer dan pendidikan umum setara Diploma IV Dengan gelar Sarjana Sains Terapan Pertahanan S.S.T.Han dilanjutkan dengan penyelesaian program studi Strata-1 di Universitas Jenderal Achmad Yani, kemudian tahun 2013 mengikuti peraturan kemenristekdikti berubah menjadi Sarjana Terapan Pertahanan S.T.Han, lalu di tahun 2017 berubah menjadi Sarjana Terapan Pertahanan S.Tr.Han sampai dengan sekarang. Pendidikan di Akademi Militer dimulai dari Pendidikan Dasar Integratif Kemitraan Tahap I Taruna/Taruni Akademi TNI & Akademi Kepolisian selama 3 Bulan. Kemudian Pendidikan Chandradimuka yang dilaksanakan bersama taruna AAL & AAU selama 9 bulan. Setelah pendidikan dasar integratif dan Pendidikan Chandradimuka selesai para Taruna/Taruni kembali ke akademi masing-masing. Setelah 4 tahun menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer, Taruna/Taruni Akmil berhak menyandang gelar sebagai Sarjana Terapan Pertahanan S.Tr.Han. Calon Taruna Akmil merupakan lulusan SMA atau MA IPA dan IPS untuk Taruna/Taruni. Akademi Militer merupakan pendidikan ikatan dinas yang dibiayai oleh negara. Di Akademi Militer terdapat beberapa program studi Diploma IV D IV yang disesuaikan dengan korps satuan yang ada di TNI Angkatan Darat, yaitu:

  • Teknik Elektro Pertahanan Akreditasi A
  • Teknik Sipil Pertahanan Akreditasi A
  • Teknik Mesin Pertahanan Akreditasi A
  • Ilmu Manajemen Pertahanan Akreditasi A
  • Ilmu Administrasi Pertahanan Akreditasi A
                                     

2. Sejarah

Sejarah Akademi Militer Akmil bermula dari didirikannya Militaire Academie MA Yogyakarta pada tanggal 31 Oktober 1945, atas perintah Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat, Letnan Jenderal TNI Oerip Soemohardjo. Pada tahun 1950, MA Yogyakarta setelah meluluskan dua angkatan, karena alasan teknis, ditutup untuk sementara dan taruna angkatan ketiga menyelesaikan pendidikannya di KMA Breda, Belanda. Pada kurun waktu yang sama diberbagai tempat lain didirikan Sekolah Perwira Darurat untuk memenuhi kebutuhan TNI AD/ABRI pada waktu itu.

Pada tanggal 1 Januari 1951 di Bandung didirikan SPGI AD Sekolah Perwira Genie Angkatan Darat, dan pada tanggal 23 September 1956 berubah menjadi ATEKAD Akademi Teknik Angkatan Darat. Sementara itu pula pada tanggal 13 Januari 1951 didirikan pula P3AD Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat di Bandung. Mengingat pada saat itu banyak sekolah perwira TNI AD, maka muncul gagasan dari pimpinan TNI AD untuk mendirikan suatu Akademi Militer, gagasan ini pertama kali dimunculkan pada sidang parlemen oleh Menteri Pertahanan pada tahun 1952. Setelah melalui berbagai proses, maka pada tanggal 11 November 1957 pukul 11.00 WIB Presiden RI Soekarno selaku Panglima Tertinggi Angkatan Perang RI, meresmikan pembukaan kembali Akademi Militer Nasional yang berkedudukan di Magelang. Akademi Militer ini merupakan kelanjutan dari MA Yogyakarta dan taruna masukan tahun 1957 ini dinyatakan sebagai Taruna AMN angkatan ke-4. Pada tahun 1961 Akademi Militer Nasional Magelang di integrasikan dengan ATEKAD Bandung dengan nama Akademi Militer Nasional dan berkedudukan di Magelang. Mengingat pada saat itu masing-masing angkatan AD, AL, AU dan Polri memiliki Akademi, maka pada tanggal 16 Desember 1965 seluruh Akademi Angkatan diintegrasikan menjadi Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia AKABRI. Sesuai dengan tuntutan tugas, maka pada tanggal 29 Januari 1967 Akabri di Magelang diresmikan menjadi Akabri Udarat, yang meliputi dua Akabri bagian di bawah satu pimpinan, yaitu Akabri Bagian Umum dan Akabri bagian Darat. Akabri Bagian Umum mendidik taruna TK-I selama satu tahun, termasuk Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka, sedangkan Akabri bagian Darat mendidik taruna Akabri Bagian Darat mulai TK-II sampai dengan TK-IV. Pada tanggal 29 September 1979 Akabri Udarat berubah namanya menjadi Akabri Bagian Darat. Dalam rangka reorganisasi di lingkungan ABRI, maka pada tanggal 14 Juni 1984 Akabri Bagian Darat berubah namanya menjadi Akmil Akademi Militer.

Pada tanggal 1 April 1999 secara resmi Polri terpisah dari tiga angkatan lainnya, dan ABRI berubah menjadi TNI. Sejak itu pula Akademi Kepolisian terpisah dari AKABRI. Kemudian AKABRI berubah namanya menjadi Akademi TNI yang terdiri dari AKMIL, AAL, AAU. Berdasarkan Perpang Nomor:Perpang/ 28/ V/ 2008 tanggal 12 Mei 2008 Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka dan Integratif Akademi TNI pola 12 bulan langsung di bawah Mako Akademi TNI. Kemudian AKMIL menyelenggarakan pendidikan khusus Taruna Angkatan Darat tingkat II, III dan IV.

                                               

Sambodo Purnomo Yogo

Kombes. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P. adalah seorang perwira menengah Polri yang sejak 3 Februari 2020 mengemban amanat sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya. Sambodo, lulusan Akpol 1995 ini berpengalaman dalam bidang lantas. Jabatan terakhirnya adalah Analis Kebijakan Madya bidang Binmas Baharkam Polri.

Free and no ads
no need to download or install

Pino - logical board game which is based on tactics and strategy. In general this is a remix of chess, checkers and corners. The game develops imagination, concentration, teaches how to solve tasks, plan their own actions and of course to think logically. It does not matter how much pieces you have, the main thing is how they are placement!

online intellectual game →